The incredibles, sejatinya perusahaan asuransi dan pemegang polis asuransi yang malang.

Sebuah film animasi keluarga.

Peringatan ini bukan movie review :-) sekedar bernostalgia, meski dengan muatan tetep berhubungan dengan blog asuransi keluarga dan film animasi 3d the incredibles merupakan sebuah tontonan santai keluarga dengan latar cerita para super hero dipaksa pensiun, yang menarik terdapat sebuah scene dimana sang incredibles akhirnya bekerja di perusahaan asuransi, dimana dia dengan posisi untuk menolak dan atau meluluskan klaim dari pemegang polis asuransi(tertanggung).

Pixar, Walt Disney Pictures
Tetapi permasalahan yang terjadi sejatinya dia adalah super hero yang senantiasa membantu yang membutuhkannya, dan ini bertentangan dengan kebijakan perusahaan asuransi dimana dia bekerja, dia menjadi incaran boss karena selalu berusaha membantu pemegang polis asuransi untuk mendapatkan klaim yang mereka butuhkan dan ini bertentangan dengan kebijakannya, dikatakan bahwa prioritas utama dari perusahaan asuransi adalah para pemegang saham, bukan para pemegang polis :-) bagaimanapun caranya harus sedapat mungkin setiap klaim yang diajukan para pemegang polis asuransi harus tertolak dengan berbagai alasa, semisal bahwa klaim yang diajukan tidak termasuk dalam proteksi.. atau boleh dicairkan tetapi dengan penalty asuransi /potongan biaya administrasi sampai 70%. :-(

Benarkan..

Tentu tidak akan semua mengambil pendapat ini, 'itu kah cuma film' bisa jadi kita akan mengatakan itu, atau agen asuransi anda mengatakan itu. tetapi secara jujur perusahaan ada bukan untuk menolong kita tetapi perusahaan asuransi ada untuk 'making profit'(=nyari untung) tentu berbeda dengan apa yang dikomunikasikan pada prakteknya kepada kita sebagai prospek atau calon pembeli polis asuransi.

Tentu dengan motif  'pertaruhan yang menguntungkan' dimana perhitungan sudah dipastikan dengan berbagai pengeluaran dan komisi bonus kepada para agen asuransi nya tetap mendapat keuntungan, ingat:premi yang kita setorkan adalah mutlak hak milik perusahaan asuransi kenapun mereka(perusahaan asuransi) inginkan investasi kan untuk mendapatkan keuntungan, ketahuilah bahwa premi yang kita setorkan di tahun pertama total untuk komisi/bonus bagi agen asuransi(asuransi unitlink), baik itu mendapati kepastian dari hasil riset internal perusahaan, misalkan tentang harapan hidup / kualitas taraf hidup suatu komunitas dan data statistik yang telah dipastikan nilai kesalahannya pada prosentasi yang masih ditolelir, misalkan; jumlah rata-rata klaim yang diajukan pemegang polis asuransi tertentu pertahun yang sudah diperkirakan sebelumnya.


Lantas kenapa orang-orang kalau tahu perusahaan asuransi hanya mencari untuk tetap mengambil sebuah misalnya, polis asuransi jiwa. Tentu jawabannya, harapan. Mentalitas penjudi disini berperan, biasanya ucapannya kurang lebih;'gak apa-apakan kalau terjadi sesuatu resiko kita kan dapet untuk, kalau engak ya itu hangus kita anggap aja kehilangan duit' :-( ini kalau yang mikirnya konvensional alias asuransi umum ya, bagaimana dengan asuransi syariah, yang katanya lebih adil, kembali lagi, tergantung fakta yang ada, salah satu contohnya, tentang penutupan polis asuransi sefihak dari tertanggung maka akan adanya semacam penalty atau bahasa asuransi syariah nya biaya administrasi yang sangat besar hampir 70% itu, yang kalau diperhatikan tak jauh berbeda antara kezaliman yang dilakukan perusahaan asuransi konvensional/umum dengan perusahaan asuransi syariah ;-) ya ini soal samanya saja ya, tentu terdapat beberapa perbedaan yang sangat jauh antara asuransi konvensional dengan asuransi syariah.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar