Tentang Reimbursement dan Cashless dalam asuransi keluarga.

Ketika pertama mengenal tabungan mungkin kita tidak akan dipusingkan dengan berbagai istilah yang sangat banyak, paling, misalnya; invest, debit, kredit, simpanan, biaya administrasi, bunga/riba dan saldo. Lain halnya dengan asuransi, di asuransi banyak istilah yang menarik untuk difahami, pada kesempatan ini saya mencoba untuk menulis sedikit tentang asuransi di sub pembahasan klaim. Saya mendapat banyak referensi tentang ini dan mencoba menyederhanakannya agar lebih mudah difahami, semoga.

Sederhananya; reimbursement = penggantian biaya[klaim], cashless = tanpa tunai.

Reimbursement.

Reimbursement adalah sebuah fasilitas yang diberikan perusahaan asuransi keluarga untuk asuransi kesehatan, dimana memberikan kemudahan pada kita pemegang polis/tertanggung atau pemegang manfaat tambahan harus menjalani tindakan medis termasuk rawat jalan dan rawat inap diseluruh institusi kesehatan diseluruh dunia. Prosesnya sangat sederhana;
  • pertama, kita  menjalani tindakan medis sampai selesai proses dirumah sakit.
  • Kedua, tertanggung[kita] membayar segala pengeluaran atau tagihan pengobatan atau tindakan medis dan perawatan yang telah dijalani.(dengan uang sendiri atau pinjem sodara :-)
  • Ketiga, tertanggung[kita] mengajukan klaim atas biaya yang telah dikeluarkan atas biaya tindakan dan perawatan medis yang telah dilakukan kepada perusahaan asuransi sebagai sipenanggung dimana kita terdaftar.
Lantas apa yang terjadi pabila pengeluaran melebihi dari apa yang direncanakan. Jelas apa yang dibayarkan oleh penanggung[perusahaan asuransi] hanya sebatas apa yang telah kita ambil dari sistem paket yang kita rencanakan. Dengan kata lain anda harus membayar sisanya sendiri. 

Langkah mengajukan penggantian biaya/reimbursement

untuk mengajukan klaim penggantian biaya/reimbursment sendiri setiap perusahaan asuransi menetapkan syarat beragam, tetapi secara umum persyaratan yang ada untuk membuktikan secara administrasi kebenaran klaim atas resiko yang telah terjadi, misalnya; mengisi formulir klaim penggantian biaya, copy kartu identitas, kuitansi, surat ket dokter, salinan resep, bukti lab, surat kuasa dan lainnya[setiap perusahaan asuransi mungkin berbeda]. Kemudian ajukan klaim ke kantor perusahaan asuransi anda terdekat atau bisa juga ke kantor pusatnya, tapi kalau mau lebih cepat mungkin anda bisa meminta bantuan agen asuransi anda ;-) untuk urusan ini.

Cashless.

Cashless adalah kebalikan dari fasilitas yang telah dipaparkan diatas[fasilitas reimbursment]. Dikatakan fasilitas ini adalah mempermudah proses claim sitertanggung[kita] untuk melakukan pembayaran segalamacam ongkos yang harus dikeluarkan untuk perawatan kesehatan[dalam asuransi kesehatan atau asuransi lain yang mempunyai manfaat kesehatan/medis], dimana penanggung[perusahaan asuransi] melakukan pembayar langsung ke lembaga fasilitas kesehatan/rumah sakit.

Cara menggunakan layanan manfaat cashless.

Anda harus ketahui dahulu polis yang kita miliki apakah memiliki fasilitas/manfaat cashless. Apakah perusahaan asuransi mempunyai kerjasama dengan rumah sakit dimana kita berobat/dirawat? Tanyakan ini ke agen asuransi anda. Jelas kalau tidak berarti kita hanya dapat menggunakan cara klaim reimbursment[talangi dulu pake duit kita dulu]. Berikut secara umum langkahnya;
  • Pertama, Perserta asuransi/tertanggung menunjukan bukti/kartu cashless kepada rumah sakit dibagian pendaftaran.
  • Kedua, penanggung/perusahaan asuransi akan menerbitkan surat jaminan pengobata/rawat inap sebagi persetujuan penggunaan fasilitas manfaat cashles, kepada rumah sakit rekanan.
  • Ketiga, pasien/tertanggung/pendapat manfaat tambahan akan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan cashplan/paket asuransi yang diambil. Tanpa mengeluarkan ongkos tambahan kecuali yang terjadi terdapat biaya yang harus dikeluarkan karena ongkos kesehatan yang melebih cashplan/paket asuransi yang diambil. Jangan lupa, perhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku, sebab setiap perusahaan asuransi memiliki aturan yang berbeda mengenai prosedur dan syarat klaim.

Kesimpulannya, kedua fasilitas ini saling melengkapi. Misal, Dimana kita berobat di rumah sakit yang bukan rekanan bukan berarti kita harus mencari atau pergi ke rumah sakit dimana perusahaan asuransi menjadi rekanan, coba bagimana kalau kita memerlukan tindakan segera? Banyak juga perusahaan asuransi berdompet tebal[perusahaan asing, biasanya] mengunggulkan sistem cashless karena kepraktisannya, benarkah? Perhatikan saja biasanya hanya rumah sakit tertentu saja yang menjadi rekanan[seperti yang dituliskan diatas] yang memberikan fasilitas manfaat cashless. Diluar itu[rumah sakit yang lainnya yang sangat banyak diseluruh dunia] mau tak mau menggunkan sistem manfaat reimbursement.

Sekian. Semoga apa yang ditulis ini dapat sedikitnya memberikan gambaran tentang istilah asuransi khususnya tentang reimbursment dan cashless. Keep thinking.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar