Pengertian asuransi keluarga dalam perasuransian nasional.

Di beberapa perusahaan asuransi di negeri ini baik perusahaan asuransi lokal atau perusahaan asuransi level internasional pasti dalam jajaran produknya terdapat asuransi keluarga, tidak secara spesifik produk asuransinya bernama asuransi keluarga, tetapi biasanya suatu produk asuransi umum semisal asuransi jiwa atau asuransi kesehatan yang mempunyai manfaat tambahan/rider(biasanya bersifat opsional) untuk menyertakan beberapa anggota keluarga atau semua anggota keluarga sebagai penerima manfaat dari resiko yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang yang ditanggung fihak asuransi. Istilah asuransi keluarga sendiri lebih kepada tema atau konsep atau branding sistem, manfaat dan perlindungan demi keluarga, dimana keluarga bukan hanya penerima waris/ahli waris tetapi sebagai peserta tambahan yang dilindungi juga.

Yang menarik dalam pengertian asuransi keluarga kadang asuransi pendidikan juga dapat dimasukan dalam pengertian asuransi keluarga, meski dimana penjaminan terfokus pada penjaminan biaya pendidikan anak apabila terjadi resiko kepada peserta asuransi pendidikan seperti meninggal atau cacat tak dapat mencari penghasilan kembali. Tetapi tentu kembali lagi pada produk asuransinya dan perusahaan asuransinya pula, ada juga produk asuransi pendidikan yang memiliki fitur/manfaat investasi juga manfaat tambahan misal manfaat pembiayaan pengobatan dan rawat inap kalau perlu tanyakan juga apakan ada manfaat tambahan untuk anggota keluarga lain dalam perlindungan. Itulah asuransi keluarga. Beberapa diantaranya perusahaan asuransi yang menggunakan konsep asuransi keluarga diantaranya;
•    Asuransi keluarga takaful
•    Asuransi keluarga prudential
•    Asuransi keluarga manulife
•    Asuransi keluarga allianz
•    Asuransi keluarga axa
•    Asuransi keluarga cigna.
•    dll

untuk lebih jelasnya boleh ditanyakan langsung ke agen asuransi yang bersangkutan. Beberapa daftar diatas[yang lain menyusul] ada juga produknya spesifik asuransi keluarga syariah, tentu sistem yang digunakannya sistem asuransi syariah, dengan disertai konsep invest pula. dimana sistem asuransi keluarga syariah yang pernah saya ambil kita tentukan dulu hendak kemana dana/premi yang kita setor akan perusahaan asuransi syariah investasikan, tentu ini sangat jauh berbeda dengan sistem konfensional dimana menurut pengalaman pribadi kita tak ditanya dahulu hendak kemana dana yang diinvest ini tergantung kenginginan perusahaan asuransi sendiri, bahkan dikatakan dana yang disetor keperusahaan asuransi konfensional itu merupakan total kehendak perusahaan asuransi sendiri hendak diinvestasikan dimana, dan tentu saja ga perduli halal atau haram ;-) yang penting profit!!. 

Asuransi keluarga syariah.

Seperti dituliskan diatas, asuransi keluarga merupakan sebuah ‘brand’, dimana produk asuransi yang dapat memasukan anggota keluarga yang lain selain sitertanggung kedalam perjanjian polis untuk mendapat perlindungan resiko,  memberikan manfaat tambahan dan kebaikan bagi keluarga. Asuransi keluarga syariah sendiri mempunyai kelebihan menggunakan sistem syariah yang terbuka/transparan dari mulai awal perjanjian/akad, termasuk pula flesibilitas pilihan dana/premi yang disetor kita pilih hendak diinvestasikan dijenis investasi mana, misalkan pilihan ada dua;
  1. untung besar dengan resiko besar, atau 
  2. untuk kecil resiko kecil.
Kalaulah kita ragu biasanya kita juga bisa tanyakan langsung referensi invest ditahun-tahun sebelumnya, ini yang saya lakukan :-) jelas hasilnya lebih baik daripada di tabung di bank. Yang lebih menarik lagi bagi saya pribadi dalam asuransi keluarga syariah, adanya toleransi pabila kebetulan tanggal jatuh tempo dan kita belum dapat membayar premi yang harusnya disetor, tentu ini akan sangat beragam sebelumnya tanyakan dahulu ke agen produk asuransi keluarga anda. Ada juga pengalaman tetangga yang mengambil produk asuransi keluarga non syariah dengan sistem hangus itu loh, tetapi agennya katanya sampai nalangi, saya fikir saya salut sama agen asuransi itu ;-)

Asuransi keluarga tentu merupakan golongan/tipe asuransi yang bersifat individu. Dimana perusahaan asuransi murni komersil. Berbeda dengan perusahaan asuransi dengan produk yang non individu seperti asuransi ketenagakerjaan, asuransi perjalanan, asuransi properti atau asuransi asset atau asuransi bencana.
Jadi kesimpulannya, [seperti biasa] pastikan produk asuransi apapun [termasuk selain produk asuransi keluarga juga] benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki manfaat tambahan yang melindungi keluarga tercinta kita, dengan beban iuran/premi yang sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar