Pengertian Asuransi

Apa itu asuransi?

Asuransi merupakan upaya untuk mengedalikan resiko atau lebih tepatnya potensi resiko, dari satu fihak ke fihak lain atau lebih tepat nya dari individu atau unit usaha ke lembaga asuransi atau perusahaan asuransi.  Ya tentu saja ada pengertian lain menurut berbagai sumber seperti  bersumber dari undang-undang;  Definisi Asuransi menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), tentang asuransi atau pertanggungan seumurnya, Bab 9, Pasal 246:[3]
"Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.” Wikipedia
Jadi sudah barang tentu asuransi mempunyai manfaat untuk pengaliha resiko, agar resiko apapun yang terjadi dikemudian hari pribadi atau perusahaan tetap mempunyai dana yang dibutuhkan dalam arti lain mencegah kerugian atau pengendalian kerugian.

Resiko sendiri

berati segala ketidakpastian yang akan terjadi dikemudian hari yang berpotensi mendatangkan kerugian materi /ekonomis.

Bentuk resiko sendiri

akan terbagi ke beberapa jenis resiko sederhananya ada resiko murni seperti kerugian, pencurian. resiko spekulatif seperti pertaruhan dan yang terakhir resiko fundamental semisal bencana alam.

Kemudian yang menjadi pertanyaan Apakah semua resiko bisa diasuransikan? Hmmm.. klo semua resiko harus diasuransikan mah mungkin ga akan aa yang minat buat perusahaan asuransi ya :-)  jawabannya tentu tidak semua resiko dapat diasuransikan. Salah satu kriterianya resiko yang dapat dinilai dengan uang. Resiko yang sudah umum ditanggung oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Resiko murni. Dan yang terakhir tentu saja resiko yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku diwilayah tertentu.

Lantas mungkin kenapa sekarang banyak perusahaan asuransi berani memberikan jaminan tanpa pemeriksaan medis  menjamin akan memberikan uang pertanggungan sekian miliar  hanya denga premi sekian juta perbulan pada usia tertentu calon pemegang polisnya. Ya rahasia nya karena perusahaan asuransi sudah memiliki data yang cukup untuk bertaruh. Informasi tentang harapan hidup disandingkan dengan informasi  ramalan keuangan berberapa tahun kedepan bisa dipastikan menguntungkan untuk perusahaan asuransi.

Apakah pemengang polis harus merasa dirugikan? Tentu tidak. Umumnya sebagian para pemegang polis merasa untung bahwasannya mereka akan dikemudian hari kelak akan mendapatkan dananya kembali beserta bunganya, ditambah ada jaminan atas apapun resiko yang terjadi sesuai dengan kesepakantan awal.
Di link berikut saya coba tulis lagi pengertian asuransi secara lebih sederhana >> pengertian asuransi lagi :-)


2 komentar: