Tips memilih asuransi kesehatan keluarga

Antisipasi dengan Asuransi
Setiap orang dari segala lapisan masyarakat pastinya menghadapi resiko yang sama. Yaitu resiko terkena penyakit kritis dan meninggal. Baik kaya ataupun miskin, perempuan atau laki, presiden atau rakyat biasa, jika sudah terkena penyakit kritis tidak bisa dihindari. Kekayaan atau penghasilan yang dimiliki belum tentu bisa meng-cover semua biaya pengobatannya. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi, jika datang resiko penyakit kritis dan meninggal sehingga mengganggu kondisi keuangan baik individu atau keluarga. Apalagi yang meninggal merupakan tulang punggung keluarga sebagai pencari nafkah. Sehingga hal tersebut dapat berdampak untuk segala aspek termasuk pula pendidikan anak anda. Persoalan bertambah rumit jika keluarga juga menanggung hutang. Maka, sangat penting menggunakanasuransi kesehatan keluarga di jaman yang serba modern ini.

Semua resiko tersebut bisa Anda minimalisir jika Anda mau mengantisipasinya lebih dini. Untuk mengantisipasinya, para pakar keuangan menyarankan untuk menyiapkan dana proteksi untuk tiap keluarga dengan menggunakan asuransi kesehatan keluarga. Asuransi adalah syarat mutlak sebelum menyusun perencanaan keuangan lainnya. Dengan maraknya penawaran asuransi sekarang ini, tentu saja tidak bisa begitu saja Anda memilihnya.

Pertimbangan yang Tepat untuk Memilih Asuransi
Anda memerlukan beberapa pertimbangan yang tepat untuk memilih asuransi apa yang baik untuk Anda dan keluarga. Jangan sampai Anda salah memilih produk asuransi kesehatan keluarga yang bisa merugikan diri Anda sendiri dan juga keluarga. Memilih produk asuransi juga tidak semudah yang dipikirkan. Orang menganggap bahwa asuransi tidak bisa diambil manfaatnya ketika kita membelinya. Dan bahkan, beberapa orang berpendapat jika asuransi tidak terlalu penting untuk proteksi diri dan keluarga. Inilah yang menjadikan orang sedikit bingung untuk memilih asuransi apa yang tepat.

Walaupun begitu Anda juga jangan gelap mata mengenai produk polis asuransi kesehatan keluarga. Karena dari beberapa aspek perlu adanya proteksi dari ancaman bahaya. Dengan keterbatasan dana, Anda perlu memilih asuransi kesehatan untuk keluarga yang sesuai dengan kebutuhan dan dana yang Anda miliki. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli produk asuransi kesehatan, Anda perlu untuk melakukan profiling. Profiling merupakan analisis yang terdiri dari kedudukan calon nasabah, siapa saja anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, riwayat kesehatan, pekerjaan, kebutuhan, karakter, dan juga kondisi lapangan.

Kenali Profil Diri Sendiri
Dengan mengetahui mengenai profil diri sendiri, seseorang dapat menentukan resiko dan juga jenis asuransi yang sesuai. Apalagi kebutuhan hidup terus berubah seiring berjalannya waktu dan perkembangan jaman. Dari sekian resiko, resiko yang pasti terjadi adalah meninggal dunia. Resiko ini bisa terjadi karena beberapa sebab. Misalnya karena sakit, bencana alam, kecelakaan, atau peristiwa lainnya yang tidak terduga. Otomatis resiko ini wajib diproteksi terutama bagi yang memiliki peran penting atau yang menjadi sumber penghasilan dalam keluarga. Jika orang yang merupakan sumber penghasilan tersebut meninggal dunia akibat sakit atau kecelakaan atau karena hal lainnya, maka asuransi kesehatan keluarga tersebut dapat digunakan oleh anggota keluarga yang ditinggalkan. Dengan asuransi tersebut, pihak keluarga bisa mengklaim kepada pihak asuransi untuk membiayai semua kebutuhan hidup sehingga keluarga terbebas dari kesulitan finansial.

Oleh sebab itu, sifat asuransi jiwa adalah wajib untuk pencari nafkah atau bagi tulang punggung keluarga. Akan tetapi jika individu tersebut tidak memiliki tanggungan lainnya dan hanya dirinya sendiri, tidak memiliki asuransi jiwa juga tidaklah mengapa. Resiko lainnya yang mungkin bisa terjadi adalah cacat dan lumpuh. Daripada mengambil dana investasi, lebih aman kalau biaya pengobatan diambil dari klaim asuransi sehingga dana darurat atau dana investasi tidak diganggu. Asuransi kesehatan keluarga diperlukan untuk melindungi dari berbagai macam resiko tidak hanya untuk seorang saja namun juga untuk tiap orang. Namun akan lebih baik lagi jika asuransi kesehatan anggota keluarga diberikan terutama untuk pencari nafkah atau yang menjadi tulang punggung keluarga.

Sebuah keluarga setidaknya memiliki asuransi yang mencakup asuransi kesehatan dan juga asuransi jiwa. Kedua asuransi kesehatan keluarga ini wajib untuk dimiliki. Dan di luar dua asuransi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas. Dalam memilih produk asuransi, Anda perlu menaksir kebutuhan dari uang pertanggungan. Misalkan untuk asuransi kesehatan berdasarkan pada penghasilan dan pengeluaran seseorang. Ini terkait juga dengan jangka waktu proteksi, misal hingga anak yang paling kecil sudah mempunyai penghasilan. Setelah menghitung uang pertanggungan dan juga masa proteksi, maka langkah selanjutnya memilih asuransi kesehatan untuk keluarga adalah dengan menghitung simulasi perhitungan asuransi. Dengan menghitung simulasi asuransi maka Anda dapat mengetahui berapa pengeluaran premi asuransinya. Pada dasarnya asuransi dapat dibayarkan sesuai dengan kemampuan Anda. Biasanya besar iuran antara 10% hingga 15% dari pendapatan. Pembayarannya dapat dilakukan dalam tahunan, triwulan, semester, bulanan, ataupun dalam sekali bayar jika Anda mampu. Dalam memilih produk asuransi, sebaiknya pilih di tempat yang resmi dan jelas sudah terdaftar di OJK dan dilakukan oleh para tenaga pemasar yang memiliki lisensi atau yang memiliki sertifikat AAJI dan AAIJI. Pelajari pula setiap manfaat dari asuransi kesehatan keluarga dan bagaimana cara klaimnya. Usahakan juga untuk selalu terbuka kepada tenaga pemasar mengenai informasi yang dibutuhkan untuk memudahkan Anda dalam proses pengajuan klaim nantinya. Pastikan pula untuk membaca ulang lagi ketentuan polis apakah sudah sesuai dengan kesepakatan pada awal pembelian.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar